mediasehat mediasehat mediasehat mediasehat
a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Artikel Utama
Mood Sering Berubah, Waspadai Gangguan Bipolar
dbc network
T i p s
Tips Membuat Ramuan Alami untuk Rambut
Push Up yuk...
Konsultasi
Klik disini untuk konsultasi
Tahukah Anda ?
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia)
mimbar jum'at
Direktori
Direktori Rumah Sakit
Direktori Dokter
Catatan
Panduan makan
Sehat natural
Persembahan kami
Berlangganan Newsletter
Tuliskan e-mail anda disini :
Konsultasi
Gak Bisa Haid, Mesti Terapi Hormon Obatnya?
Selamat pagi Dokter. terima kasih sebelumnya karena anda mau memberikan solusi atas masalah yang saya hadapi sekarang. sudah 6 bulan saya tidak haid dan saya sudah konsul masalah ini ke dokter spesialis. memang dari awal saya sudah bermasalah dengan haid. haid saya memang sering tidak teratur. kadang sekali sebulan dan kadang sampai 3 bulan sekali. dan yang terakhir ini adalah yang bikin saya benar2 stres. padahal sebelumnya saya tidak pernah making love. dan setelah saya konsutasi ke dokter, dokter memberikan saya terapi hormon ekstrogen selama 3 bulan. setelah saya minum hormon tersebut, memang saya bisa haid dengan lancar tapi setelah saya tidak konsumsi lagi saya sama sekali tidak bisa haid. dokter, apakah seumur hidup saya harus konsumsi hormon tersebut? apakah nantinya saya akan kesulitan punya anak? apakah tidak ada resiko jika saya terus konsumsi hormon tersebut ? terima kasih dokter atas jawabannya . hormat saya aini
Aini wikamto, 24 tahun  
pendaftaran dbc-network
Jawaban :
Dear saudari Aini,

Sepertinya Anda mengalami apa yang disebut Amenore. Amenore adalah keadaan dimana tidak terjadinya menstruasi.
Ada 2 jenis Amenore, jika menstruasi tidak pernah terjadi maka disebut amenore primer, sementara jika menstruasi pernah terjadi tetapi kemudian berhenti selama 6 bulan atau lebih maka disebut amenore sekunder.
Perlu diketahui, untuk kaum wanita, sebenarnya amenore merupakan sesuatu yang tidak dapat terhindarkan, karena memang ada masa-masa dimana siklus bulanan itu bisa tidak terjadi. Amenore yang normal bagi kaum wanita hanya terjadi pada saat : sebelum masa pubertas, selama kehamilan, selama menyusui dan setelah menopause.

Amenore yang tidak normal bisa terjadi akibat adanya kelainan di otak, kelenjar hipofisa, kelenjar tiroid, kelenjar adrenal, ovarium (indung telur) maupun bagian dari sistem reproduksi lainnya.

Dalam keadaan normal, hipotalamus (bagian dari otak yang terletak diatas kelenjar hipofisa) mengirimkan sinyal kepada kelenjar hipofisa untuk melepaskan hormon-hormon yang merangsang dilepaskannya sel telur oleh ovarium.
Pada keadaan atau penyakit tertentu, pembentukan hormon hipofisa yang abnormal bisa menyebabkan terhambatnya pelepasan sel telur dan terganggunya serangkaian proses hormonal yang terlibat dalam terjadinya menstruasi.

Dari cerita Anda, kita mengetahui kalau menstruasi Anda memang selalu bermasalah, dan pernah sampai 6 bulan Anda tidak menstruasi, berdasarkan dari jenis-jenis amenore yang telah Kami sebutkan, berarti Anda mengalami amenore sekunder.
Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan amenore sekunder, antara lain:
1. Kehamilan
2. Kecemasan akan kehamilan
3. Penurunan berat badan yang drastis
4. Olah raga yang berlebihan
5. Lemak tubuh kurang dari 15 - 17 % (ekstrem)
6. Mengkonsumsi hormon tambahan
7. Obesitas
8. Stres emosional
9. Menopause
10. Kelainan endokrin (misalnya sindroma Cushing yang menghasilkan sejumlah besar hormon kortisol oleh kelenjar adrenal)
11. Obat-obatan (misalnya busulfan, klorambusil, siklofosfamid, pil KB, fenotiazid)
12. Prosedur dilatasi dan kuretase
13. Kelainan pada rahim, seperti mola hidatidosa (tumor plasenta) dan sindrom Asherman (pembentukan jaringan parut pada lapisan rahim akibat infeksi atau pembedahan).

Pengobatan untuk kasus amenore tergantung kepada penyebabnya.
Jika penyebabnya adalah penurunan berat badan yang drastis atau obesitas, penderita dianjurkan untuk menjalani diet yang tepat. Jika penyebabnya adalah olah raga yang berlebihan, penderita dianjurkan untuk menguranginya.
Jika seorang anak perempuan belum pernah mengalami menstruasi (amenore primer) dan semua hasil pemeriksaan normal, maka dilakukan pemeriksaan setiap 3-6 bulan untuk memantau perkembangan pubertasnya.
Untuk merangsang perubahan pubertas pada anak perempuan yang payudaranya belum membesar atau rambut kemaluan dan ketiaknya belum tumbuh, bisa diberikan estrogen.
Untuk merangsang menstruasi bisa diberikan progesteron / eksterogen, seperti yang Dokter Anda berikan.

Terapi hormon progesteron memang biasa diberikan untuk wanita yang mengalami keluhan amenore. Memang terapi hormon itu dianggap aman karena pasien akan selalu dipantau perkembangannya oleh Dokternya.
Walau demikian, bukan berarti tidak akan ada efek samping dari pemberian hormon. Adapun efek samping dari pemberian progesteron, antara lain nafsu makan meningkat, berat badan bertambah, cepat lelah, depresi, libido berkurang, jerawat, lama haid berkurang, nyeri kepala, efek anabolik, perut kembung, sakit payudara, perubahan suasana hati dan jerawat.
Kenyataannya, WHO sendiri tidak menganjurkan penggunaan terapi hormon dalam jangka waktu panjang, jadi Kami pun tidak akan menganjurkan pemakaian hormon progesteron itu terus menerus.

Wanita yang punya amenore sebenarnya tetap bisa hamil, dengan catatan siklus menstruasinya harus dinormalkan dulu.
Kami cukup mengerti bagaimana kecemasan Anda dengan keadaan ini, akan tetapi tidak baik juga jika Anda larut dalam kecemasan, karena kecemasan / stres juga merupakan penyebab siklus mestruasi Anda jadi kacau.

Jika terapi hormon membuat Anda tidak tenang, maka sebaiknya dicari cara penyembuhan lain.
Yang paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah dengan menjaga berat badan Anda agar tidak terlalu gemuk juga tidak terlalu kurus, pastikan Anda mengkonsumsi cukup gizi dan cukup istirahat. Jangan biarkan diri Anda terlalu lelah, tapi juga bukan berarti Anda membiarkan diri Anda loyo karena kurang gerak badan. Oke?

Demikian jawaban Kami, semoga bisa menjawab pertanyaan Anda.
Konsultasi lain :
Apakah harus puasa Berhubungan Imtim setelah masa
Saat Menstruasi Absen
Puting Susu Melesak ke Dalam
Menghilangkan Mioma Tanpa Operasi?
Cairan Vagina Berbau Tak Sedap
Tidak Haid 5 Bulan, Bukan Tanda Hamil?
Haid Setahun Sekali ?
Haid 2 kali sebulan
Condyloma Acuminata Bisa Disembuhkan ?
Hiperplasia Endometrium
Halaman : Awal |Sebelum |1 2 3 4 5 |Berikut |Akhir 

a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Copyright © mediasehat 2006