mediasehat mediasehat mediasehat mediasehat
a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Artikel Utama
Mood Sering Berubah, Waspadai Gangguan Bipolar
dbc network
T i p s
Tips Membuat Ramuan Alami untuk Rambut
Push Up yuk...
Konsultasi
Klik disini untuk konsultasi
Tahukah Anda ?
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia)
mimbar jum'at
Direktori
Direktori Rumah Sakit
Direktori Dokter
Catatan
Panduan makan
Sehat natural
Persembahan kami
Berlangganan Newsletter
Tuliskan e-mail anda disini :
Konsultasi
Pemeriksaan Hepatitis

Saya adalah seorang penderita hepatitis, pemeriksaan apa yg harus saya lakukan untuk mengetahui jenis hepatitis, apa fungsi pemeriksaan HbeAg dan HbsAg?

Terimakasih.

ade chandra lesmana, 26 tahun  
pendaftaran dbc-network
Jawaban :

Dear Ade Candra Lesmana,

 

Untuk mendeteksi adanya penyakit hepatitis, perlu dilakukan serangkaian tes fungsi hati yang sifatnya enzimatik (menguji kadar enzim), yaitu :

  1. Enzim yang berkaitan dengan kerusakan hati, antara lain SGOT, SGPT, GLDH dan LDH
  2. Enzim yang berhubungan dengan adanya penanda adanya sumbatan pada kantung empedu, yaitu Gamma GT dan alkali fosfatase
  3. Enzim yang berhubungan dengan kapasitas sintesis hati, yaitu kolinesterase.

 

Jika serangkaian tes enzimatik tersebut menandakan adanya gangguan pada hati, dan dari diagnosa dicurigai adanya hepatitis, maka pemeriksaan dilanjutkan dengan pemeriksaan serologi (sel), yaitu pemeriksaan HBsAg, HBeAg, antiHBe dan HBV DNA.

HBsAg dan HBeAg keduanya adalah antigen (pasangan antibodi). Fungsi pemeriksaan HbsAg  adalah untuk mengetahui apakah pasien merupakan penderita hepatitis B, yang ditandai dengan HBsAg positif, sedangkan fungsi pemeriksaan HBeAg adalah untuk mengetahui apakah adanya replika virus dalam hepatosit (sel hati). HBeAg berkaitan erat dengan HBV DNA, yaitu DNA virus Hepatitis B. Pada beberapa kasus, ada yang nilai HBeAg-nya negatif namun bukan pertanda mutlak bahwa yang bersangkutan tidak memiliki virus, misalnya pada penderita Hepatitis B yang mengalami mutasi.

Jika pada pemeriksaan selama lebih dari 6 bulan berturut-turut pasien memiliki HBsAg positif, maka pasien dikategorikan penderita hepatitis B kronis. Dan jika pada pemeriksaan muncul antibodi HBs atau anti-HBs, maka artinya pasien sedang dalam masa penyembuhan infeksi.

Semoga jawaban kami dapat memberikan kepuasan atas pertanyaan Anda. Salam dari Mediasehat, semoga cepat sembuh!

Konsultasi lain :
Batuk Alergi, bagaimana sembuhnya?
Bisakah Sembuh Total dari Alergi ?
Obat dan Pertolongan Pertama unt. Penyakit
Mudah Lemas setelah usia 30tahun
Yang Sehat utk Penderita Kolesterol & Asam Ur
Asam Urat Tinggi
Benjolan Pada Payudara Pria
Kesemutan indikasi apa?
Saya Selalu Kelelahan nih.. Dok... Gimana Ya ?
Gimana nih Dok, Kok Punggung Kiri-ku Lebih Tebal?
Halaman : Awal |Sebelum |1 2 3 4 5 6 7 8 |Berikut |Akhir 

a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Copyright © mediasehat 2006