|
 |
|
|
|
|
| Tahukah Anda ? |
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia) |
|
|
 |
|
|
|
|
| Konsultasi |
|
Buah Impor dan Makanan Organik |
| Apakah zat pengawet yang digunakan pada berbagai buah import, berapa lama zat pengawet tersebut dapat bertahan dalam buah2an tersebut dan bagaimana menghilangkannya serta apa resiko yang ditimbulkan konsumsi buah import yang rutin ?.
Apakah ada penelitian tentang perbandingan manfaat kesehatan makanan organic dan non organic ?.
Terima kasih. |
|
Untong , 42 tahun |
 |
Jawaban :
Halo Untong,
Buah-buahan impor yang dikirim dari luar negeri, biasanya menghabiskan waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan dari waktu panen sampai tiba di tangan konsumen. Oleh karena itu biasanya buah impor setelah dipanen disemprot dengan zat antihama dan juga dilapisi dengan sejenis lilin, agar kulitnya tidak kering dan tetap kilap hingga berkesan segar. Sebetulnya hal ini tidak berbahaya apabila cara penanganannya tepat. Untuk buah-buahan impor, dicuci air saja tidak cukup, sangat disarankan untuk mengupas kulitnya terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Nah inilah yang menjadi faktor kelemahan buah impor dibandingkan buah lokal, karena selain usianya sudah lama, sudah tak segar lagi, dan kemungkinan zat gizinya juga sudah jauh berkurang, pada beberapa buah yang memiliki nutrisi terbanyak di kulit, seperti apel, justru nutrisi tersebut tidak bisa kita dapatkan.
Adanya penelitian tentang perbandingan manfaat makanan organik dan yang non organik, sampai saat ini belum ada penelitian resmi. Namun banyak manfaat yang bisa diambil konsumen dari makanan organik dibandingkan makanan non organik, yaitu selain konsumen bebas bahan kimia residu pestisida atau pada ayam buras, obat-obatan yang digunakan untuk memacu kenaikan bobot, juga konsumen bisa mendapatkan seluruh manfaat nutrisi sayuran/buah organik karena hampir seluruh bagian sayur/buah bisa dimakan.
Jika Anda ingin mulai mengkonsumsi tanaman organik tapi enggan melihat harganya yang selangit, Anda juga bisa bertanam sayuran/buah organik sendiri di rumah, misalnya di halaman atau di pot-pot. Gunakan pupuk kandang atau pupuk organik untuk memeliharanya. Jika ingin makan daging ayam, pilihlah ayam kampung karena biasanya ayam kampung bebas dari obat-obatan.
Semoga jawaban ini dapat memuaskan Anda. Salam dari Mediasehat! |
| |
|
|
|