|
 |
|
|
|
|
|
| Tahukah Anda ? |
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia) |
|
|
 |
|
|
|
 |
|
| Konsultasi |
|
Menilai GFR dan Kadar Kreatinin dalam Kinerja Ginj |
| Dok, saya dalam minggu ini sering mengalami nyeri pinggang tepatnya ditengah pinggang dekat tulang. Saya sering kencing, karena saya dalam sehari minum air putih sebanyak 2 liter lebih. Apa itu baik untuk kesehatan ginjal dok?
Saya pernah memeriksakan kadar kreatinin darah dengan hasil 1.3 mg/dl dan urine dengan hasil normal.
Yang ingin saya tanyakan adalah apakah kadar Kreatinin darah 1.3 mg/dl dengan GFR 52 itu menandakan ginjal saya sehat atau tidak?
Terima Kasih atas Perhatian dan Jawaban Dokter.
|
|
ABDI, 27 tahun |
 |
Jawaban :
Halo Abdi, sebetulnya kondisi sering buang air kecil dan minum air 2 liter sehari adalah tindakan yang baik. Sering minum air putih memang menyebabkan sering buang air kecil, karena darah terus menerima air tapi juga terus tersaring di ginjal. Karena itu dengan seringnya Anda buang air kecil, maka zat-zat berbahaya dalam darah juga lebih banyak yang ikut terbuang bersama urin dibanding jika Anda jarang kencing, dan darah Anda lebih “bersih”. Itulah mengapa kita disarankan untuk minum air putih 1,5-2 L sehari. Tetapi sebaiknya tidak melebihi 2 liter, karena ginjal kita memiliki keterbatasan dalam proses penyaringan.
GFR atau Glomerulus Fitration Rate, adalah angka yang menyatakan kecepatan glomerulus ginjal melakukan penyaringan cairan tubuh (darah). Glomerulus bertugas “mengeluarkan” air dan zat-zat buangan dari darah melalui ginjal, tetapi nanti sekitar 99% air dan zat-zat yang masih berguna akan diserap kembali oleh bagian ginjal yang lain yang disebut renal tubular, sisanya 1% yang dikeluarkan sebagai urin.
Sayangnya kami tidak mengerti angka “52” yang anda maksud, karena tidak ada satuannya, apakah itu persen (%) atau ml/menit. GFR karena merupakan elemen kecepatan dinyatakan dalam ml/menit atau liter/hari. Nilai GFR pada normal dewasa sekitar 125 ml/menit atau sekitar 180 liter per hari, dan jika 99% diserap kembali, artinya normalnya tubuh mengeluarkan urin sekitar 1,8 liter perhari. Kecepatan ginjal dalam menyaring darah berhubungan erat dengan tekanan darah, artinya jika tekanan darah tinggi, maka ginjal akan bekerja lebih keras, dan jika tekanan darah rendah, maka kecepatan ginjal menyaring pun lebih pelan. Jika banyak minum, maka banyak air yang masuk ke pembuluh darah, akibatnya volume darah menjadi meningkat, dan karena volume yang meningkat maka tekanannya pun meningkat, akibatnya ginjal bekerja dengan cepat untuk menjaga keseimbangan tekanan darah dengan membuang cairan darah dan juga zat-zat yang tidak berguna melalui urin. Namun kerja ginjal terlalu berat, seperti halnya mesin, lama kelamaan ginjal juga bisa menjadi aus dan rusak. Kira-kira seperti itulah gambarannya. Jika angka “52” yang dimaksud adalah 52 ml/menit, maka kira-kira GFR Anda 74,88 liter/hari, artinya urin yang Anda keluarkan hanya 0,7 liter perhari (1%-nya). Angka ini tentunya di bawah normal, karena sebaiknya volume urin harian Anda sekitar 1-2 liter perhari.
Sedangkan Kreatinin adalah produk sampingan dari hasil pemecahan fosfokreatin (kreatin) di otot yang dibuang melalui ginjal. Pada pria, normalnya 0,6 – 1,2 mg/dl. Di atas rentang itu salah satunya mengindikasikan adanya gangguan fungsi ginjal. Tetapi kami rasa angka 1,3 mg/dl masih tergolong normal, walaupun Anda sebaiknya mulai waspada.
Ginjal manusia ada sepasang, letaknya kira-kira tepat di bawah pinggang dan dekat dinding perut belakang, ada di kiri dan kanan. Kalau Anda bisa meraba-raba tulang rusuk Anda, kira-kira sebagian berada di antara rusuk urutan 11 dan 12 dihitung dari rusuk teratas. Jika Anda mencurigai nyeri tersebut berasal dari ginjal, Anda harus memeriksakan diri ke dokter. Anda bisa mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam atau yang lebih spesifik, dokter spesialis penyakit dalam ginjal. Daftar dokter spesialis di beberapa tempat dapat Anda lihat di direktori dokter pada halaman indeks website kami. Dan kami sarankan pada Anda untuk lebih kritis jika dokter meminta Anda untuk melakukan tes urin/tes darah. Akan ada beberapa variable tes yang ada di dalam hasil tersebut, bukan hanya kreatinin saja, misalnya, yang berhubungan dengan kondisi ginjal Anda. Tanyakan pada dokter angka-angka yang tertera pada hasil tes, karena sebagai pasien Anda berhak tahu apa yang terjadi pada diri Anda, dan dokter Anda akan dengan senang hati menjelaskannya.
Semoga jawaban yang sangat panjang ini dapat membantu Anda, dan semoga Anda cepat sembuh. Salam dari mediasehat!
|
| |
|
|
|