mediasehat mediasehat mediasehat mediasehat
a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Artikel Utama
Kenalan dengan Badan POM yuk !
dbc network
T i p s
Tips Membuat Ramuan Alami untuk Rambut
Push Up yuk...
Konsultasi
Klik disini untuk konsultasi
Tahukah Anda ?
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia)
mimbar jum'at
Direktori
Direktori Rumah Sakit
Direktori Dokter
Catatan
Panduan makan
Sehat natural
Persembahan kami
Berlangganan Newsletter
Tuliskan e-mail anda disini :
Konsultasi
Kualitas Sperma Kurang Baik
Yth Ibu dokter, saya telah menikah selama 1.5 tahun dan belum dikaruniai keturunan. Dari beberapa kali hasil pemeriksaan dokter, suami saya memiliki jumlah sperma jauh dibawah normal (spermatozoa total 10.9 juta/ejakulasi dan 3.3 juta/m.l.) dan kualitasnya juga kurang baik (gerak lambat, oligospermia, astenozoospermia, tertozoospermia). Selama 10 bulan terakhir suami saya telah beberapa kali terapi hormon, tetapi hasilnya selalu naik-turun.. Yang mau saya tanyakan: 1. Apakah kekurangan jumlah sperma dan kualitas yang kurang baik termasuk faktor keturunan ? (kakak laki2 suami saya juga kurang jumlah spermanya, terapi hormon, telah dioperasi varicocele, hampir 5 tahun menikah, belum memiliki keturunan) 2. Jika kami juga mengusahakan secara tradisional selain obat-obatan dokter, apakah benar masing-masing akan saling meniadakan khasiatnya? (misalnya jamu yang ada yohimbe dll yang diracik dalam kapsul) 3. Selain terapi hormon, terapi apa lagi yang dapat dilakukan kepada kami? Mengingat usia saat saya menikah yang sudah tidak terlalu madu lagi, saya sangat mendambakan untuk memiliki keturunan secepatnya. Terimakasih, salam.
Dian, 30 tahun  
pendaftaran dbc-network
Jawaban :
Dear Ibu Dian dan suami, kalau dilihat dari hasil pemeriksaan dokter yang Anda paparkan, memang kelihatannya kualitas sperma suami kurang baik, baik itu dari segi jumlah maupun kualitas. Oligospermia artinya jumlahnya kurang (dari jumlah minimal pembuahan), astenozoospermia artinya gerakannya yang kurang, dan teratozooxpermia artinya bentuknya yang kurang. Jumlah spermatozoa yang baik minimal permililiter sebaiknya 20juta, dan dari jumlah sperma suami Anda kelihatannya sekali ejakulasi sekitar 3 ml, oleh karena itu jumlah yang baik minimal 60 juta spermatozoa/ejakulat.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa mempengaruhi kualitas dan jumlah sperma, terutama ketidakseimbangan hormon, pengaruh obat-obatan seperti alkohol dan narkoba, atau pengaruh lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri), suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis. Gangguan pada produksi sperma juga bisa karena faktor keturunan, atau karena penyakit, misalnya varikosel seperti halnya kasus kakak ipar Anda, atau adanya peradangan kulit kantung testis (scrotum). Jadi kemungkinan mengapa kakak ipar Anda mengalami masalah dengan spermanya adalah akibat varikosel, tapi ini belum tentu berarti masalah yang dialami suami Anda dan kakaknya adalah keturunan.

Terapi hormon yang selama ini dilakukan adalah solusi yang baik, karena hormon yang seimbang bisa memperbaiki produksi sperma baik secara kualitas maupun kuantitas, asalkan dilakukan dengan rutin dan sesuai petunjuk dokter. Selain itu menjaga asupan makanan anda berdua dengan makanan-makanan yang bergizi, alami, dan jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan dengan zat kimia (pengawet, pewarna, perasa kimia). Apabila suami anda perokok, sebaiknya hentikan kebiasaan buruknya itu. Tubuh yang sehat akan memproduksi sperma yang sehat pula, karena itu jangan abaikan olahraga. Selain itu hindari stress yang berlebihan pada anda berdua, entah itu karena tekanan kerjaan yang tinggi, atau bahkan tekanan akibat keinginan memiliki keturunan yang malah membebani pikiran anda berdua.

Tubuh manusia termasuk system yang kompleks, sehingga sulit untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi apabila hanya mengandalkan satu sisi (misalnya terapi) tapi mengabaikan hal yang lain (olahraga dan makanan) karena diperlukan kerjasama baik dari luar maupun dari dalam tubuh agar tubuh kita dapat berfungsi dengan baik.

Selama Anda menjalani terapi dari dokter, sebaiknya tidak menggabungkannya dengan pengobatan tradisional tanpa sepengetahuan dokter. Anda benar, bisa saja efeknya saling meniadakan, atau yang lebih parah, kita tidak benar-benar mengetahui isi jamu tersebut sehingga efeknya malah mengganggu/merugikan tubuh anda. Selain itu, umumnya jamu seperti yang anda katakan (yohimbe) tidak memiliki efek memperbanyak jumlah sperma, melainkan jamu-jamu tersebut ditujukan untuk meningkatkan gairah seksual. Jadi hampir bisa dipastikan tidak ada hubungannya dengan kesuburan suami Anda. Lebih baik Anda berdua mengkonsumsi vitamin E 400 IU perhari secara rutin, biasanya dokter yang memberi terapi hormon juga menyertakan vitamin E dalam resepnya.

It takes two to tango. Artinya masalah ini bukanlah mutlak “dosa” sang suami, namun juga anda. Periksakan juga kesuburan anda apabila anda belum melakukannya, dan anda juga harus menjaga kesehatan tubuh dan mental anda dengan berolahraga, makan makanan bergizi, dan menghindari stress. Usia Anda tidak tergolong muda, namun juga belum tua. Masih ada waktu untuk Anda berdua mencoba dan mencoba, jadi jangan terburu-buru putus asa dan stress seakan anda dikejar setoran.

Langkah akhir yang paling utama adalah sabar, terus berusaha, dan ikhlas pada apapun yang terjadi pada Anda berdua, serta banyak berdoa, karena semuanya ini tentunya sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.

Jangan menyerah, tetap berjuang, salam dari kami untuk Anda dan Suami dari Mediasehat!
Konsultasi lain :
Penis Bengkok
Sunat vs Ejakulasi Dini
Dokter Ahli Masalah Pria
Buah Zakar Cuma Satu
Selangkangan & Kelamin Gatal
Lubang Vagina Sempit, Gak Bisa Penetrasi....
Tanya Soal Varikosel
Takut Tidak Bisa 'Memuaskan'
Seks : Tangan Penetrasi Ke Dlm Vagina ?
Penis bengkok saat ereksi
Halaman : Awal |Sebelum |1 2 3 4 5 |Berikut |Akhir 

a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Copyright © mediasehat 2006