mediasehat mediasehat mediasehat mediasehat
a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Artikel Utama
Kebiasaan Keluarga Sehat
dbc network
T i p s
Tips Membuat Ramuan Alami untuk Rambut
Push Up yuk...
Konsultasi
Klik disini untuk konsultasi
Tahukah Anda ?
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia)
mimbar jum'at
Direktori
Direktori Rumah Sakit
Direktori Dokter
Catatan
Panduan makan
Sehat natural
Persembahan kami
Berlangganan Newsletter
Tuliskan e-mail anda disini :
Konsultasi
Gatal di Kantung Testis
Dokter Yth, Saya (laki,36) mengalami gatal yg sangat dikantung testis, sehingga saya garuk dengan hebat setiap hari. Garukan ini menyebabkan luka (tapi cepat sembuh dan meningalkan titik noda di celana dalam) dan kulit kantung testis menjadi tebal dan pecah-pecah. Apakah garukan saya bisa menyebabkan mandul?, Rusakkah testis saya? karena selama 4 tahun saya ingin mempunyai anak lagi tapi sampai sekarang belum berhasil. Bisa sembuhkah gatal yang hebat ini? Jika saya berhasil punya anak, apakah tidak berbahaya kondisi anak saya (saya takut sperma saya tidak sehat sehingga mempengaruhi kondisi anak)?
david wijaya, 36 tahun  
pendaftaran dbc-network
Jawaban :
Pak David yth, pertama-tama kita lihat akar permasalahannya, yaitu rasa gatal di kantung testis. Gatal ini bisa diakibatkan oleh beberapa hal, antara lain jamur, atau iritasi akibat gesekan celana dalam. Oleh sebab itu, sebelum Anda melukai diri anda sendiri dengan menggaruk terlalu keras, sebaiknya kita tangani dulu gatal tersebut. Cobalah untuk menjaga kebersihan daerah pria Anda setiap hari. Usahakan rutin mandi dan jika habis buang air kecil/besar, bersihkan daerah kemaluan Anda dengan air sampai bersih, jangan sampai bekas urin menempel pada kulit, dan keringkan dengan handuk kering. Jaga daerah tersebut jangan terlalu lembab, karena lembab dapat mengundang jamur. Gunakan sabun sulfur (JF Sulfur) saat mandi, dan basuhlah daerah kantung testis pelan-pelan dengan sabun, lalu bilas dan keringkan. Untuk menghindari lembab, kami sarankan Anda merapikan rambut kemaluan (tidak mesti “habis” tetapi rapi sehingga daerah tersebut lebih mudah dibersihkan), dan mengganti celana dalam setiap kali mulai terasa lembab, sedikitnya dua kali dalam sehari. Ada baiknya untuk menghindari gatal, Anda menaburkan bedak bayi pada kantung testis. Bedak bayi akan mencegah keringat menempel di daerah testis yang dapat memicu rasa gatal. Tetapi hindari dulu pemakaian bedak antijamur atau bedak gatal karena umumnya bedak antiseptic mengandung menthol yang menimbulkan rasa panas.

Kulit yang menebal dan pecah-pecah kelihatannya adalah reaksi kulit akibat garukan. Semakin digaruk maka syaraf di daerah tersebut semakin terangsang akibatnya akan semakin terasa gatal, oleh karena itu usahakan untuk menahan diri tidak menggaruk apalagi dengan garukan hebat. Usapkan saja bedak bayi bila mulai terasa gatal. Garukan tidak akan menyebabkan mandul, tetapi dikhawatirkan garukan tersebut akan menyebabkan luka, dan luka bisa mengundang infeksi. Jika terjadi infeksi di kulit testis dan kemudian menjalar ke daerah testis, maka bisa menyebabkan infeksi pada testis Anda. Testis adalah pabrik pembuat sperma.

Jika rasa gatal masih sangat mengganggu, Anda sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kulit dan kelamin. Daerah kelamin pria dan wanita adalah daerah penting bagi kelangsungan berketurunan, oleh karena itu gangguan dalam bentuk apapun sebaiknya harus segera diperiksakan ke dokter untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Konsultasi lain :
Penis Bengkok
Sunat vs Ejakulasi Dini
Dokter Ahli Masalah Pria
Buah Zakar Cuma Satu
Selangkangan & Kelamin Gatal
Lubang Vagina Sempit, Gak Bisa Penetrasi....
Tanya Soal Varikosel
Takut Tidak Bisa 'Memuaskan'
Seks : Tangan Penetrasi Ke Dlm Vagina ?
Penis bengkok saat ereksi
Halaman : Awal |Sebelum |1 2 3 4 5 |Berikut |Akhir 

a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Copyright © mediasehat 2006