mediasehat mediasehat mediasehat mediasehat
a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Artikel Utama
Kebiasaan Keluarga Sehat
dbc network
T i p s
Tips Membuat Ramuan Alami untuk Rambut
Push Up yuk...
Konsultasi
Klik disini untuk konsultasi
Tahukah Anda ?
Beberapa kelompok peneliti menemukan bahwa bubuk cokelat mengandung zat yang dapat mencegah kerusakan gigi.
(Wikipedia Indonesia)
mimbar jum'at
Direktori
Direktori Rumah Sakit
Direktori Dokter
Catatan
Panduan makan
Sehat natural
Persembahan kami
Berlangganan Newsletter
Tuliskan e-mail anda disini :
Konsultasi
Minta Informasi Tentang Obat Eksim donk, Dokter !
Tolong dok kasih tahu obat eksim yang terbaik, dan beredar bebas dipasaran Terima kasih atas batuannya.
Rini, 38 tahun  
pendaftaran dbc-network
Jawaban :
Dear ananda Rini, Ananda menanyakan tentang obat eksim. Saya jadi ingin tahu, apa ananda menderita penyakit kulit eksim sekarang ini ? Eksim itu jenisnya banyak dan dibagi atas berbagai macam, mulai dari eksim alergi, eksim bawaan, eksim akibat stres, atau eksim karena kontak dengan bahan iritan. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana keadaan eksim yang muncul ini, basah atau kering, bersisik atau berkeropeng atau masih berupa eksim ringan ? di manakah / di bagian kulit manakah tepatnya area munculnya eksim ? Adakah rasa gatal pada kulit yang terkena eksim ? Perlu ananda ketahui, antisipasi eksim itu bergantung pada keadaanya. Yang sudah ada perubahan warna dan kering perlu diberi obat berefek keratolitik dulu - bila sudah bersih benar baru diberi obat topikal yang berefek pada eksim saja / telah ada infeksi sekunder bakteri atau kuman dan / atau jamur, kadang perlu diberi juga obat oral / suntikan bila eksim telah begitu meluas. Apalagi bila eksim di daerah terbuka, harus dengan ada disiplin diri kalau mau sembuh dengan baik. Untuk eksim basah, perlu diberi semacam cairan yang bisa mengeringkannya terlebih dahulu, yaitu dengan cairan kompres, contoh Rivanol (dijual bebas di apotik), kemudian bila sudah kering dan bersih langkah selanjutnya sama seperti penanganan eksim kering yang telah saya uraikan sebelumnya. Ada banyak obat topikal berupa krim atau salep yang bisa dipakai untuk mengobati eksim. Yang terpenting adalah kandungan zat aktif obatnya. Atas rekomendasi apoteker kami, berikut zat aktif yang biasa digunakan untuk mengobati eksim (dan juga beberapa penyakit kulit lainnya) : 1. Metilprednison aseponal, bisa untuk eksim endogen (dermatitis atopik, neurodermatitis), eksim kontak dan eksim vulgaris, juga eksim pada anak-anak dan psoriasis. Yang perlu diperhatikan: jangan menggunakannya jika terjadi reaksi hipersensitivitas terhadap zat ini dan / atau punya tuberkolosis dan sifilis pada kulit yang akan diobati dan / atau ada penyakit virus di kulit (vaksinia, cacar ait, herpes). 2. Desonida. Untuk eksim endogen, eksim kontak, kaligata, psoriasis dan dermatitis lainnya. 3. Betametason (valerat) Untuk eksim dan inflamasi kulit lainnya, yang disertai infeksi sekunder mikroorganisme . Perlu diperhatikan: jangan menggunakannya jika terdapat tuberkolosis kulit dan mikosisi (infestasi jamur). Zat ini biasa juga dikombinasikan dengan neomisin sulfat atau dengan kliokuinol (kombinasi-kombinasi ini biasanya diperuntukan kepada penanganan inflamasi yang lebih spesifik). 4. Klobetasol propionat. Untuk pengobatan jangka panjang dermatitis, seperti psoriasis (kec. psoriasis plaque yang meluas), eksim, lupus eritematoses. 5. Hidrokortison, zat ini biasa dipakai untuk penanganan banyak macam inflamasi dermatitis. Tapi hindari obat ini jika punya efek hipersensitif terhadap obat dan / atau punya tuberkolosis kulit dan / atau infeksi jamur dan virus. Efek samping yang biasa terjadi terhadap obat ini adalah alergi, rasa seperti terbakar pada kulit yang kena kontak, gatal, kulit kering dll (tapi kalau dosis / kadarnya lumayan banyak dalam krim / salep). 6. Desoksimetason. Hati-hati kalau punya efek hipersensitivitas terhadap hidrokortison. Hindari kalau terdapat gangguan kulit akibat cacar air / sifilis / tuberkolosis / vaksinasi / acne vulgarus / infeksi bakteri ataupun jamur / terdapat luka. 7. Halometason. Untuk eksim kontak akut, eksim endogen akut, atopik akut dan seboroik akut. Tapi hindari bahan ini kalau punya tuberkolosis kulit, penyakit kulit akibat sifilis, infeksi oleh virus dan / atau jamur, dan hipersensitif. Ketujuh bahan obat di atas termasuk bahan obat yang berefek kuat, makanya walaupun dalam sediaan krim ataupun salep akan tetap masuk dalam daftar obat keras. Untuk mendapatkan obat yang masuk daftar obat keras HARUS dengan resep dokter. Sebaiknya konsultasikan dulu keadaan ananda ini langsung ke dokter umum atau dokter spesialis kulit kalau perlu. Jika memang diagnosa yang diberikan dokter adalah POSITIF eksim, maka dengan otomatis, dokter itu akan menuliskan resep untuk ananda. Malah pada beberapa dokter spesialis kulit akan langsung memberikan obat racikan sendiri. Demikian penjelasan dari saya, semoga bisa membantu dalam permasalahan ananda.
Konsultasi lain :
Jerawat di Tubuh
Bekas Luka Tak Kunjung Hilang
Mengatasi Keringat Berlebihan
Telapak Kaki Pecah & Kasar
Kulit Wajah kok Tampak Tua?
Beda Pembersih, Beda Hasilnya?
Pruritis Sulit Hilang
Mengobati Varises
Bopeng Bekas Cacar
Mengatasi Kulit Hitam
Halaman : Awal |Sebelum |1 2 3 4 5 |Berikut |Akhir 

a a a a a a a a a
home cantik selalu ibu dan balita dari alam info obat tips panduan makan serba-serbi sehat a
Copyright © mediasehat 2006